Enak ya orang sukses

Setiap manusia pasti menginginkan dirinya menjadi orang yang sukses dalam hidupnya, tapi belum banyak yang mau mengikuti proses untuk menuju sukses. Kadang ketika kita melihat orang yang sukses dalam sebuah bisnis, kita ingin menjadi orang tersebut. Belum banyak orang yang mau datang kepada orang yang sukses kemudian bertanya bagaimana ia sukses? yang terbayang dalam benak kita mungkin, betapa senangnya hidup orang ini punya mobil, rumah, istri dan banyak deposito. Kita tidak tahu betapa perjuangan orang sukses tersebut menuju sukses, sebenarnya kesuksesan mereka tidaklah semudah yang kita lihat. Orang sukses adalah orang yang telah berhasil melewati rintangan yang berliku dalam hidupnya terutama dalam bisnisnya.

Continue reading

Sukses di mulai dari kesabaran

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (45) وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ (46)

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah berserta orang-orang yang sabar. Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya’ kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.” (QS. 8: 45-46)

Sabar adalah sifat yang harus dimiliki untuk memasuki pertempuran, pertempuran apapun, baik di medan mental atau di medan perang.

“Dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (46)

Ma’iyah (kesertaan) Allah inilah yang menjadi penjamin kemenangan, kesuksesan dan keberuntungan bagi orang-orang yang sabar..

Kini tinggal ajaran terakhir:

“Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya’ kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.” (47)

Continue reading