Semoga Kau jadi Anak yang Shaleh nak


Sore ini  saya terharu ketika pulang dari kantor, kebetulan dua anak saya Faruq dan Qonita ikut kekantor. Sebelum kami pulang kedua anak saya membeli dua bungkus jajanan semacam roti dibalut taburan meses. Jajanan ini sangat disukai kedua anak saya, lalu kami bersama-sama menikmatinya dikantor. Ketika tiba saatnya pulang saya kemudian  meminta kedua anak saya untuk segera membonceng disepeda motor, Qonita dibelakang dan Faruq didepan saya. Saya agak sedikit heran ketika Faruq naik didepan dia masih memegang satu buah roti, karena dia sedikit kerepotan untuk naik sepeda sambil tangannya memegang sebuah roti, iseng saya bertanya “ Faruq kenapa rotinya kok tidak dihabiskan?” Faruq menjawab sambil menoleh kearah saya : “ roti yang ini saya sisakan buat umi ”. Saya bergumam subhanallah Faruq: “ urusan berbagi roti walaupun hanya satu potong kamu masih mengingat umi, semoga Allah menjadikan engkau anak yang selalu mengingat jasa umimu dalam keadaan susah ataupun senang.”

Kadang tidak pernah menyangka sebuah peristiwa yang tak terduga kita alami, seperti yang saya alami hari ini, sungguh saya terharu, betapa Allah SWT maha pengasih telah menitipkan saya anak-anak yang mau berbagi meskipun hanya sedikit semoga cerita pendek ini menjadi inspirasi bagi anda

4 comments on “Semoga Kau jadi Anak yang Shaleh nak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s