Tak semua orang mempunyai keahlian menjadi seorang petani, saya misalnya ketika masih di Lombok pernah menjadi petani semangka bersama ayah tercinta, boro-boro untung malah panennya gagal total. Pernah juga nanam padi hasilnya sama gagal kata orang sih tangan saya tidak cocok untu bertani, saya sendiri tidak percaya dengan kata orang, sebab dalilnya juga tidak jelas dan ada bau khurafatnya. Bagi anda yang berkeinginan menjadi seorang petani jangan hawatir anda tidak perlu kursus, sekolah pertanian dan lain sebagainya, tahukah anda bahwa kita bisa jadi petani tanpa harus kesawah? coba perhatikan hadits berikut ini :
” Barang siapa mengucapkan : “subhanallahiladzhimiwabihamdihi”(maha suci Allahyang maha Agung dan memuji-Nya), ditanamkan baginya satu pohon di syurga.” (HR. Tirmidzi dan Al Hakim)
Cukup mudahkan jadi petani, panennya nanti di surga, dan ingat kalimatnya sangat ringan coba ucapkan setiap selesai shalat lima waktu sebanyak 33 kali anda bisa bayangkan berapa pohon kurma yang telah anda tanam setiap hari, dan anda tidak perlu repot mengairi,menyiangi atau merawatnya cukup satu kali anda menanamnya maka Allah akan memperlihatkan kelak hasilnya disurga, Lalu sudahkah anda bertasbih hari ini? kalau belum mari kita bertasbiah.
Sumber gambar : risalahhikmah.blogspot.com
Bukan lautan hanya kolam susu, tapi petani dan nelayan masih miskin
http://pobersonaibaho.wordpress.com/2011/11/15/indonesia-kolam-susu-tapi-nelayan-dan-petani-miskin/